>
Setelah rilisnya Xperia Z3, Sony masih menyediakan smartphone seri
terbaru yang dinamakan Xperia Z3+. Smartphone anyar besutan vendor asal
Jepang itu bergelimang fitur-fitur menarik dan hardware yang mumpuni.
Smartphone flagship dengan fitur dual SIM ini mampir di redaksi Okezone dalam
balutan bodi berwarna putih. Sekilas, tidak ada perbedaaan mencolok
antara seri Z3+ dengan seri Z3 original. Perbedaan terletak pada bagian
hardware yang tertanam di dalamnya.
Desain
Kesan gemuk tidak terlepas dari handset Xperia Z3+ dual yang
menampilkan layar 5,2 inci tersebut. Walaupun Z3+ dengan storage 32 GB
ini memiliki bobot lebih ringan dan tipis dibanding seri Z3, namun
smartphone tersebut cukup terlihat tebal.
Meskipun demikian, dimensi bodi tipis 6,9 mm dan berat 144 gram pada
Z3+ cukup nyaman saat digenggam. Smartphone ini dipercantik dengan
bingkai alumunium di bagian sisi atas, bawah, kiri, dan kanan.
Ujung bodi handset ini tidak terlihat membentuk sudut yang tajam,
melainkan berbentuk melengkung. Pada bagian sisi, terutama tombol power,
terdapat tonjolon tombol on/off yang memudahkan pengguna ketika
menekan.
Di bagian sisi belakang, tampak material berbahan plastik solid, agak
licin, namun tidak mudah tergores. Smartphone Z3+ juga dilengkapi
tombol khusus yang didesain untuk menangkap gambar yang terletak di sisi
kiri bagian bawah handset.
Fitur
Xperia Z3+ dilengkapi fitur Triluminos display dan X-Reality Engine
ini diklaim menyuguhkan detail gambar yang memukau serta warna-warna
yang lebih tajam. Selain itu, terdapat fitur anti-air dan tahan terhadap
partikel debu melalui sertifikat IP65/IP68.
Bahkan, saat smartphone ini tercebur ke dalam kolam atau bak mandi
maupun terpapar air, handset Xperia Z3+ tetap dapat menyala dengan
normal. Hanya saja, Sony memperingatkan agar smartphone tidak sampai
tenggelam lebih dari 1,5 meter dan tidak lebih dari 30 menit.
Untuk kamera, Z3+ dilengkapi dengan sensor Exmor RS 20,7MP yang
dibekali dengan fitur Image Stabilizer agar hasil tangkapan gambar tetap
baik walau kondisi smartphone saat menjepret dalam posisi terkena
guncangan. Salah satu fitur lainnya ialah autofocus dengan opsi single autofocus, multi autofocus, face detection touch focus, serta object tracking.
Terdapat pula modus kamera seperti soft skin, soft snap, night scene,
HDR dan lain-lain. Untuk menambah serunya pengalaman saat memotret atau
menambah efek foto, pengguna bisa memilih Camera Apps dan menemukan
modus AR Fun, AR Mask, AR Effect, Panorama dan efek menarik lainnya.
Untuk kamera depan, Sony mengandalkan sensor Exmor R 5 MP. Terdapat
fitur Soft skin effect untuk memperhalus foto wajah pengguna yang
melakukan foto selfie.
Xperia Z3+ juga mendukung video 4K yang menampilkan resolusi video
lebih besar dan lebih detail. Pengguna yang sudah selesai merekam video,
dapat langsung mengedit untuk memperpendek durasi video atau
memperlambat video (slow-motion) dalam tingkat kecepatan putar x1/2, x1/8 atau x1/4.
Sony Xperia Z3+ juga menghadirkan dukungan konektivitas untuk konsol
game PlayStation 4. Dengan demikian, Handset Xperia Z3+ bisa berfungsi
sebagai perangkat controller untuk mengendalikan permainan melalui
dukungan fitur Remote Play serta mengakses PlayStation Network (PSN).
Untuk fitur baterai, Xperia Z3+ menampilkan Power Management yang bisa diaktifkan dalam modus stamina, ultra stamina, serta low battery. Dengan memilih pengaturan modus baterai yang tepat, handset akan memiliki daya tahan baterai yang lebih panjang.
Gaming
Tidak diragukan lagi, berkat prosesor Qualcomm MSM8994 Snapdragon 810
(octa-core) dan GPU Adreno 430, Xperia Z3+ mampu menjalankan aplikasi
atau game 3D yang cukup 'berat' di Android. Sebut saja game Asphalt 8
yang diatur dalam tingkatan grafis high.
Xperia Z3+ dapat menjalankan game racing populer tersebut dengan
mulus. Apabila pengaturan grafis diposisikan di tingkat high, maka
partikel, asap, pencahayaan, bayangan dan detail mobil dapat terlihat
dengan jelas.
Pada pengujian benchmark AnTuTu, Xperia Z3+ berhasil menorehkan skor
51.385, mengalahkan Meizu MX4 dan Samsung Galaxy Note 4. Sementara pada
pengujian aplikasi Geekbench 3, Xperia Z3+ mendapatkan skor Single-Core
1221 dan skor Multi-Core 4.318.
Kesimpulan
Xperia Z3+ membawa fitur mutakhir di kelas smartphone flagship dengan
dukungan fitur MicroSD hingga 128GB. Selain itu, perangkat ini juga
dilengkapi fitur Augmented reality (AR) yang memungkinkan smartphone
menghadirkan objek 3D dalam hasil jepretan foto.
Sayangnya, bila fitur AR pada Camera Apps ini diaktifkan, maka
smartphone akan terasa lebih panas. Bila sudah mencapai panas berlebih,
maka smartphone secara otomatis akan memperingatkan pengguna dan menutup
aplikasi tersebut.
Untuk mengabadikan gambar atau merekam video, Xperia Z3+ bisa
diandalkan dengan kekuatan tembak 20,7MP. Hasil tangkapan gambar
terlihat tajam dan smartphone dilengkapi fitur-fitur foto yang menarik.
Selain itu, untuk bermain game, Xperia Z3+ dapat diandalkan, terutama
memainkan game 3D yang menampilkan grafis tingkat tinggi. Permainan
terlihat berjalan dengan mulus tanpa hambatan atau lag.
Seperti diketahui, beredar informasi bahwa prosesor Snapdragon 810
cepat panas atau diterpa isu overheating. Prosesor atau chip ini yang
ditanamkan pada smartphone Xperia Z3+.
Kabarnya, Xperia Z3+ dibanderol dengan harga Rp9,5 jutaan.





0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !