BlackBerry baru-baru
ini mengungkap smartphone terbaru, seri Passport dengan warna perak.
Handset tersebut kabarnya merupakan varian dari versi original Passport,
namun dengan sedikit polesan baru pada perangkat.
Sebelumnya BlackBerry dikabarkan akan menurunkan jumlah produksi
smartphone mereka. Bahkan, perusahaan akan menyetop produski gadget
mobile tersebut bila profit perusahaan tidak kunjung membaik.
Ketimbang meluncurkan smartphone baru di kelas entry level,
BlackBerry telah memperkenalkan seri Passport pada November 2014. Di
tengah gempuran smartphone pesaing lainnya, rupanya BlackBerry masih
fokus pada smartphone high-end.
Dilansir Cnet,
Rabu (5/8/2015), sekira 8.000 unit seri Passport dan BlackBerry Classic
terjual pada kuartal pertama tahun ini. Angka tersebut konon jauh di
bawah perkiraan, di mana estimasi penjualan smartphone itu ialah dua
sampai tiga juta sehingga diperkirakan mempengaruhi keuangan pada 2016.
Dengan BlackBerry Passport Silver Edition, perusahaan tampaknya
menaruh harapan besar pada smartphone tersebut. Passport Silver Edition
diperkuat bingkai stainless stell dan bagian punggung handset dengan
motif berlian yang menawarkan peningkatan grip.
Pada bagian keyboard, perusahaan tidak menghilangkan susunan tombol
QWERTY. Selain itu, BlackBerry juga menyematkan baterai yang serupa
dengan versi original, yakni kapasitas 3.450 mAh.
Lebih detail soal ukuran bodi, Silver Edition memiliki ketipisan
9.25mm (131 x 30,5 x 9,25 mm). Versi terbaru ini menjadikan BlackBerry
Passport Silver Edition sedikit lebih tinggi dan lebar dibanding versi
original.
BlackBerry Passport Silver Edition dibanderol USD549 atau sekira Rp7,4 jutaan, lebih mahal dibandingkan harga Passport USD499.





0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !