Daya tahan baterai sekarang menjadi salah satu hal diperhatikan oleh
vendor perangkat seluler dalam membuat smartphone. Nah uniknya,
perusahaan smartphone asal China membuat ponsel pintar dengan dua
baterai didalamnya.
Mengutip Phonesreview, Minggu (24/5/2015), smartphone
berbaterai ganda itu dinamakan Innos D6000. Perangkat tersebut
dilengkapi dengan teknologi bernama Dual Cell Structure, yang berarti
menggunakan baterai tanam (bawaan) dan dapat dilepas (removable).
Pada baterai yang tertanam kapasitas dayanya yakni 2.480 mAh.
Sementara baterai removable berkekuatan 3.520. Sehingga apabila
disatukan perangkat ini jadi memiliki kapasitas baterai mencapai 6.000
mAh.
Sumber lainnya menyebut, berbekal kemampuan baterai tersebut, Innos
D6000 mampu digunakan selama 3 hingga 5 hari dengan intensitas tinggi.
Tidak kalah unik, penggunaan teknologi bernama DuoCharge, memungkinkan
baterai smartphone ini diisi secara simultan. USB type-C dipilih sebagai
port untuk mengisi perangkat tersebut.
Masuk pada aspek spesifikasi, smartphone Innos D6000 memiliki
prosesor Snapdragon 615 dengan RAM 3GB. Penyimpanan internal disediakan
32 GB.
Layarnya 5,2 incinya didukung dengan panel beresolusi HD. Sementara
pada kamera, terdapat sokongan resolusi 16 MP dan 5 MP (belakang-depan).
Smartphone Innos D6000 rencananya akan dipasarkan ke pasar China dan
Eropa. Harga yang ditetapkan oleh perusahaan adalah 263 Euro.
Direncanakan smartphone tersebut akan dikapalkan pada Juni mendatang kemarin.





0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !