Pada presentasi saat peluncuran
Oppo R7 dan R7 Plus di Indonesia pada 27 Mei 2015 lalu, Oppo menyingung
teknologi layar lengkung 2,5D. Layar lengkung tersebut adalah layar yang
pertama kali digunakan pada smartphone Oppo.
Layar lengkung 2.5D tersebut sangat disukai, karena layar jenis ini memberikan kesan elegan dan mewah. Tak heran, proses pembuatannya sangat sulit dan berbiaya mahal.
"Ini komitmen kami untuk menggunakan komponen terbaik pada setiap smartphone yang kami buat. Seperti pada R7, kami hanya mengambil layar terbaik, seperti pada layar 2.5D R7. Kami mengambil dari produsen yang membuat layar iPhone 6," ujar Ivan Lau, CEO OPPO Indonesia.
Layar lengkung 2,5D OPPO R7 memang berasal dari produsen yang sama dengan yang digunakan pada iPhone 6, meskipun sebetulnya memiliki perbedaan.
Layar lengkung 2.5D tersebut sangat disukai, karena layar jenis ini memberikan kesan elegan dan mewah. Tak heran, proses pembuatannya sangat sulit dan berbiaya mahal.
"Ini komitmen kami untuk menggunakan komponen terbaik pada setiap smartphone yang kami buat. Seperti pada R7, kami hanya mengambil layar terbaik, seperti pada layar 2.5D R7. Kami mengambil dari produsen yang membuat layar iPhone 6," ujar Ivan Lau, CEO OPPO Indonesia.
Layar lengkung 2,5D OPPO R7 memang berasal dari produsen yang sama dengan yang digunakan pada iPhone 6, meskipun sebetulnya memiliki perbedaan.
"Tapi, layar pada R7 kami tambahkan ketebalannya 0,1 mm dari milik
iPhone 6 sehingga ketebalanya menjadi 0,9 mm. Ini kami lakukan untuk
memperkuat daya tahan pada Oppo," kata Ivan.
Oppo R7 sendiri dijual di Indonesia dengan harga Rp 4.999.0000. Para konsumen diperkirakan dapat melakukan pre-order ponsel dengan layar 2.5D itu pada Juni ini.
Oppo R7 sendiri dijual di Indonesia dengan harga Rp 4.999.0000. Para konsumen diperkirakan dapat melakukan pre-order ponsel dengan layar 2.5D itu pada Juni ini.




0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !